peluang usaha

PENGUMUMAN

READY STOK QUANTUM RESONANCE MAGNETIC ANALYZER DENGAN VERSI PROGRAM BAHASA INDONESIA MULAI OKTOBER 2013..
KUNJUNGI DAN LIHAT PENAMPILAN ALAT YANG SEMAKIN CANGGIH INI HANYA DI http://quantumresonanceversiindonesia.blogspot.com/

Bagaimana cara mengecek bilirubin dengan menggunakan alat QRMA|bio quantum|Quantum Resonance Magnetic Analyzer|Ahmad Nur Kholis|081213162228atau085713162228|murah,praktis dan bisa dibawa kemana-mana|Surabaya

Posted by Unknown Jumat, 22 Mei 2015 0 komentar
Bilirubin Total: TBIL      Kisaran Yang Sehat: (0.232~0.686)
  1. >0.686, bilirubin total dalam serum yang ditinggikan.
 Terlihat pada ikterus hemolitik, TG basah-jenis penyakit kuning, dll.
  2. <0.2332, bilirubin total in serum is reduced.


 Terlihat pada kekebalan rendah dan potensi hati dan penyakit kandung empedu.
Bilirubin adalah pigmen kuning yang berasal dari perombakan heme dari hemoglobin dalam proses pemecahan eritrosit oleh sel retikuloendotel. Di samping itu sekitar 20% bilirubin berasal dari perombakan zat-zat lain. Sel retikuloendotel membuat bilirubin tidak larut dalam air; bilirubin yang disekresikan dalam darah harus diikatkan kepada albumin untuk diangkut dalam plasma menuju hati. Di dalam hati, hepatosit melepaskan ikatan itu dan mengkonjugasinya dengan asam glukoronat sehingga bersifat larut air. Proses konjugasi ini melibatkan enzim glukoroniltransferase.


Bilirubin terkonjugasi (bilirubin glukoronida atau hepatobilirubin) masuk ke saluran empedu dan diekskresikan ke usus. Selanjutnya flora usus akan mengubahnya menjadi urobilinogen dan dibuang melalui feses serta sebagian kecil melalui urin. Bilirubin terkonjugasi bereaksi cepat dengan asam sulfanilat yang terdiazotasi membentuk azobilirubin (reaksi van den Bergh), karena itu sering dinamakan bilirubin direk atau bilirubin langsung.

Bilirubin tak terkonjugasi (hematobilirubin) yang merupakan bilirubin bebas yang terikat albumin harus lebih dulu dicampur dengan alkohol, kafein atau pelarut lain sebelum dapat bereaksi, karena itu dinamakan bilirubin indirek atau bilirubin tidak langsung.

Peningkatan kadar bilirubin direk menunjukkan adanya gangguan pada hati (kerusakan sel hati) atau saluran empedu (batu atau tumor). Bilirubin terkonjugasi tidak dapat keluar dari empedu menuju usus sehingga akan masuk kembali dan terabsorbsi ke dalam aliran darah.

Peningkatan kadar bilirubin indirek sering dikaitkan dengan peningkatan destruksi eritrosit (hemolisis), seperti pada penyakit hemolitik oleh autoimun, transfusi, atau eritroblastosis fatalis. Peningkatan destruksi eritrosit tidak diimbangi dengan kecepatan kunjugasi dan ekskresi ke saluran empedu sehingga terjadi peningkatan kadar bilirubin indirek.

Hati bayi yang baru lahir belum berkembang sempurna sehingga jika kadar bilirubin yang ditemukan sangat tinggi, bayi akan mengalami kerusakan neurologis permanen yang lazim disebut kenikterus. Kadar bilirubin (total) pada bayi baru lahir bisa mencapai 12 mg/dl; kadar yang menimbulkan kepanikan adalah > 15 mg/dl. Ikterik kerap nampak jika kadar bilirubin mencapai > 3 mg/dl. Kenikterus timbul karena bilirubin yang berkelebihan larut dalam lipid ganglia basalis.

Dalam uji laboratorium, bilirubin diperiksa sebagai bilirubin total dan bilirubin direk. Sedangkan bilirubin indirek diperhitungkan dari selisih antara bilirubin total dan bilirubin direk. Metode pengukuran yang digunakan adalah fotometri atau spektrofotometri yang mengukur intensitas warna azobilirubin.



    PENINGKATAN KADAR : ikterik obstruktif karena batu atau neoplasma, hepatitis, sirosis hati, mononucleosis infeksiosa, metastasis (kanker) hati, penyakit Wilson. Pengaruh obat : antibiotic (amfoterisin B, klindamisin, eritromisin, gentamisin, linkomisin, oksasilin, tetrasiklin), sulfonamide, obat antituberkulosis ( asam para-aminosalisilat, isoniazid), alopurinol, diuretic (asetazolamid, asam etakrinat), mitramisin, dekstran, diazepam (valium), barbiturate, narkotik (kodein, morfin, meperidin), flurazepam, indometasin, metotreksat, metildopa, papaverin, prokainamid, steroid, kontrasepsi oral, tolbutamid, vitamin A, C, K.

    PENURUNAN KADAR : anemia defisiensi besi. Pengaruh obat : barbiturate, salisilat (aspirin), penisilin, kafein dalam dosis tinggi.
untuk mengecek bilirubin kita maka cek dengan QRMA atau Bio quantum lebih akurat,praktis dan mudah.
segera cek kesehatan anda dengan menggunakan qrma mulai sekarang..
minat segera hubungi marketing terpercaya kami:

Ahmad Nur Kholis

081213162228
085713162228

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Bagaimana cara mengecek bilirubin dengan menggunakan alat QRMA|bio quantum|Quantum Resonance Magnetic Analyzer|Ahmad Nur Kholis|081213162228atau085713162228|murah,praktis dan bisa dibawa kemana-mana|Surabaya
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://jualquantumresonancemagneticanalyzer.blogspot.com/2015/05/bagaimana-cara-mengecek-bilirubin.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
peluang usaha

PELUANG USAHA

Bisnis saling asih asah dan asuh
Jual Quantum Resonance Magnetic Analyzer:
High Tech Portable Health Analyzer Click Here - Situs Resmi Quantum Resonance Magnetic Analyzer Klik Di Sini - Original design by Ahmad Nur Kholis | Copyright of Jual Quantum Resonance Magnetic Analyzer.