peluang usaha

PENGUMUMAN

READY STOK QUANTUM RESONANCE MAGNETIC ANALYZER DENGAN VERSI PROGRAM BAHASA INDONESIA MULAI OKTOBER 2013..
KUNJUNGI DAN LIHAT PENAMPILAN ALAT YANG SEMAKIN CANGGIH INI HANYA DI http://quantumresonanceversiindonesia.blogspot.com/

Monitor Udara

Posted by Kakakku Kerja Di Rumah Selasa, 26 Juni 2012 0 komentar
Bingkai peka sentuhan telah mengubah permukaan-permukaan menjadi lebih interaktif, namun ukuran mereka dan kemampuan respons mereka cenderung terbatas. Sebuah prototype baru bernama “ZeroTouch” mungkin tampak seperti bingkai kosong, namun ia sebenarnya penuh dari kemampuan-kemampuan canggih.

Bingkai 28-inch ZeroTouch dengan ujung bergelombang dapat mendeteksi apakah ada gerakan di dalamnya. Ujung jemari, tangan, lengan, dan bahkan objek-objek inanimate yang melewati sebuah jarring optikal dua-dimensi tidak kasat mata yang mampu melacak mereka. Jika diletakkan di layar computer, ZeroTouch akan berubah menjadi sebuah permukaan interaktif yang dapat dimanipulasi dengan menggunakan stylus.

“Apa yang dapat kami lakukan adalah sensing yang sangat akurat di dalam sebuah plane spesifik dari interaksi,” kata Jon Moeller, sebuah asisten peneliti di Texas A&M’s Interface Ecology Lab yang berkolaborasi dengan asisten peneliti lainnya Sashikanth Damaraju dan director laboratorium Andruid Kerne.

Teknologi ini sendiri straightforward. Bingkai ZeroTouch mengandung 256 sensor infrared dan 32 LED, dan setiap lampu berkedip pada sebuah frekuensi tertentu yang dibaca dalam sequence oleh sensor-sensor tersebut. Prototype ini sangat responsive karena setiap LED berkedip dalam sequence sekitar 2,400 kali setiap detiknya, kata Moeller. Bingkai ini dihubungkan dengan computer melalui USB, yang menyediakan tenaga dan mengumpulkan data.

“Ketika Anda menghubungkan semua perspektif bersama-sama, Anda akan mendapatkan sebuah visual hull (bentuk yang diproduksi dari dua gambar siluet) dari objek apa pun yang berada di dalam area sentuh,” kata Moeller.

Peneliti mempresentasikan ZeroTouch minggu ini di Vancouver pada ACM CHI Conference dalam Human Factors di Computing Systems. Mereka menggunakan sebuah bingkai di udara di mana gerakan-gerakan yang dilakukan di dalam bingkai menghasilkan coretan kuas yang berwarna-warni yang diproyeksikan pada sebuah dinding.

Sebuah keuntungan besar bagi ZeroTouch, menurut para peneliti, adalah affordability. Prototype peneliti ini dibuat dengan menggunakan sensor yang biasa digunakan pada remote control televisi. Moeller berkata bahwa bingkai ini, yang tidak ditujukan untuk produksi masal, menghabiskan sekitar $450 untuk biaya produksi.


Kerne berkata bahwa ZeroTouch memiliki banyak aplikasi-aplikasi potensial seperti pelatihan bagi para dokter bedah yang dapat mengukur gerakan tangan mereka, juga dapat bermanfaat sebagai instruksi interaktif mengenai bagaimana mengkonstruksi mesin-mesin rumit.

Moeller mengungkapkan bahwa teknologi ini menghasilkan lebih banyak kemungkinan interaksi daripada layar sentuh biasa yang terdapat pada ponsel-ponsel pintar dan laptop. Teknologi ini secara sederhana memerlukan pengguna untuk memutuskan aliran cahaya. Tidak ada gaya yang dibutuhkan untuk mengaktivasi sensor.

“Anda dapat menggunakannya selagi memakai sarung tangan,” kata Moeller. “Jadi ia dapat digunakan dalam lingkungan berbahaya.”

Selanjutnya, tim ini berencana untuk mengerjakan pembuatan teknologi ini dalam skala yang lebih besar dan tiga dimensi, kata Kerne. Mereka akan bereksperimen untuk mengetahui interaktif potensial seperti apa yang dapat diraih dengan cara menumpuk lapisan-lapisan bingkai.

Daniel Wigdor, seorang asisten professor di bidang computer science di University of Toronto yang berspesialisasi di user interfaces, berinteraksi dengan teknologi ZeroTouch dalam sebuah conference di Vancouver.

“Ia bekerja dengan sangat cepat,” katanya. “Anda dapat mendeteksi sentuhan-sentuhan dalam jumlah yang sangat banyak, di mana implementasi sebelumnya telah melimitasi hal ini menjadi satu atau dua jemari.”

Ben Bederson, seorang pakar dalam human-computer interaction dan seorang professor computer science pada University of Maryland , juga telah mencoba teknologi ini. “Tidak terasa seperti apa pun, yang justru adalah baik,” katanya.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Monitor Udara
Ditulis oleh Kakakku Kerja Di Rumah
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://jualquantumresonancemagneticanalyzer.blogspot.com/2012/06/monitor-udara.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.
peluang usaha

PELUANG USAHA

Bisnis saling asih asah dan asuh
Jual Quantum Resonance Magnetic Analyzer:
High Tech Portable Health Analyzer Click Here - Situs Resmi Quantum Resonance Magnetic Analyzer Klik Di Sini - Original design by Ahmad Nur Kholis | Copyright of Jual Quantum Resonance Magnetic Analyzer.